Wednesday, July 12, 2017

Keindahan Pulau Batu Mandi

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki banyak pulau yang dapat dijadikan sebagai destinasi wisata. Untuk di Provinsi Riau sendiri Pulau Batu Mandi adalah salah satunya.

Pulau Batu Mandi terletak di tengah perairan Selat Malaka, Kecamatan Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Salah satu jajaran pulau terluar Indonesia ini diketahui memiliki terumbu karang yang cantik.

Pulau Batu Mandi merupakan bagian dari gugusan Kepulauan Arwah yang terdiri dari sembilan pulau-pulau kecil yang terletak di perairan Selat Malaka.

Untuk bisa ke pulau ini, perjalanan bisa Anda mulai dari Pekanbaru menuju Rokan Hilir dengan menggunakan dengan kendaraan roda empat selama kurang lebih 2 jam perjalanan.

Kemudian perjalanan dilanjutkan ke Kecamatan Panipahan selama sekitar 30 menit. Dari sini, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan speed boat ke Pulau Batu Mandi selama sekitar 2 jam perjalanan laut.

Pulau ini berupa batu hitam yang tidak terlalu tinggi, di atasnya didirikan bangunan rumah yang digunakan untuk tempat berjaga.

Kondisi perairannya pun juga termasuk jernih dengan ombak yang sedang. Hal ini disebabkan angin yang bertiup kencang dari barat tidak ada penghalang hingga ke pulau ini.

Arus di daerah perairan Pulau Batu Mandi ini berasal dari Selat Melaka yang bergerak ke arah Timur tanpa pembelokkan yang berarti, dengan kecepatan arusnya sekitar 0,69 m/detik.

Sedangkan kedalaman pantainya berada pada kisaran 11-37 meter. Pulau ini sendiri tidak berpenghuni dan tidak layak untuk ditempati.

Terumbu Karang di Pulau Batu Mandi ini memiliki berbagai jenis terumbu karang dengan presentase penutupan yang rendah yaitu sekitar 29,34%.

Jenis terumbu karang yang dominan antara lain karang keras (Hard Coral) yaitu sebanyak 57,2%. Sementara jenis lainnya yakni karang mati (Dead Coral) 22,3% dan karang lunak (Soft Coral) 31,5%.

Oleh karenanya perikanan di peraiaran Pulau Batu Mandi memiliki kekayaan hayati yang melimpah antara lain ikan hias, tuna, tenggiri, cakalang, kembung, kerapu, kakap dan teri.

Bagi Encik dan Puan yang memiliki hobi memancing, tidak ada salahnya untuk mencoba peruntungan melempar kail di sini.

Pulau Batu Mandi dan Pulau Jemur serta pulau-pulau di sekitarnya yang termasuk gugusan Kepulauan Arwah ini memiliki pemandangan yang indah serta masih alami dengan pantai berpasir putih dan laut yang biru.

Jika beruntung, Encik dan Puan juga bisa bertemu dengan penyu yang sedang bertelur di pulau ini.

Pada bagian tertentu di pulau ini terdapat pasir putih yang sangat halus. Pasir tersebut merupakan tempat favorit para penyu untuk menyimpan telurnya.

Banyaknya penyu yang singgah ke pulau ini membuat penjaga pulau membuatkan penangkaran penyu di sini.

Untuk diketahui bahwa kawasan gugusan Kepulauan Arwah ini merupakan cagar satwa langka serta menjadi tempat penangkaran penyu.

Meski pulau ini belum menjadi kawasan wisata serta jika dilihat dari kejauhan pulau ini terlihat kurang menarik, pulau ini memiliki keindahannya tersendiri.

Cobalah untuk menyelami laut di sekitarnya, terumbu karang yang cantik pasti akan menghipnotis Encik dan Puan.

Air yang jernih serta ombaknya pun cukup aman untuk para wisatawan. Sehingga lokasi ini sangat cocok untuk Encik dan Puan yang memiliki hobi menyelam. Bagaimana Encik dan Puan, tertarik ke sini?

The post Keindahan Pulau Batu Mandi appeared first on infoRiau.



from infoRiau http://ift.tt/2tOOz2F

Monday, July 10, 2017

Warisan Budaya Riau

Provinsi Riau memiliki banyak sekali warisan budaya. Saat ini ada delapan warisan budaya Riau yang telah lolos sertifikasi WBTB (Warisan Budaya Tak Benda) Indonesia.

Kedelapan warisan budaya Riau tersebut antara lain:

  1. Tunjuk Ajar Melayu, yang merupakan karya (Alm) Tenas Effendy
  2. Sijobang Buwong Gasiong, cerita rakyat
  3. Silat Perisai, tradisi seni bela diri
  4. Zapin Api, asal Pulau Rupat Utara
  5. Zapin Meskom, asal Desa Meskom, Bengkalis
  6. Manongkah (Ski lumpur), tradisi Suku Laut Indragiri Hilir
  7. Perahu Baganduang, atraksi budaya khas masyarakat Kuantan Mudik berupa parade sampan tradisional yang dihiasi berbagai ornamen dan warna-warni yang menarik
  8. Batobo, tradisi gotong royong dalam mengerjakan sawah yang berkembang luas di wilayah Bangkinang, Kampar

Dengan adanya sertifikasi WBTB tersebut, maka negara tetangga tidak akan mudah mengklaimnya sebagai warisan budaya mereka.

Hal tersebut dikarenakan adanya sertifikat WBTB Indonesia yang menjadi syarat mutlak dalam pengusulan warisan budaya dunia di UNESCO.

Untuk diketahui bahwa sebelumnya telah ada sepuluh warisan budaya Melayu Riau yang mendapat serfikat.

Adapun untuk tahun ini, sertifikat WBTB tersebut akan diserahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI kepada Gubernur Riau pada Oktober atau November 2017 di Taman Ismail Marzuki Jakarta.

Dari delapan warisan budaya Riau tersebut, kini ada tiga warisan budaya yang diajukan ke UNESCO, yaitu pantun, perahu baganduang dan pencak silat.

Ketiga warisan budaya tersebut sedang diproses untuk mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai warisan budaya yang berasal dari Provinsi Riau.

Rencananya, ketiga warisan budaya tersebut akan ditampilkan pada 9 Agustus 2017 mendatang dalam rangka memperingati hari jadi Provinsi Riau.

The post Warisan Budaya Riau appeared first on infoRiau.



from infoRiau http://ift.tt/2u7EK1Q

Sunday, July 9, 2017

Provinsi Riau Jadi Tuan Rumah HAN 2017

Provinsi Riau telah ditunjuk menjadi Tuan Rumah penyelenggaraan event Hari Anak Nasional (HAN) 2017 yang rencananya akan digelar di Halaman Belakang Kediaman Rumah Dinas Gubernur Riau, Ahad (23/7) mendatang.

Pelaksanaan HAN 2017 yang akan dihadiri langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo, ini akan mengundang sekitar 4.000 anak yang terdiri dari peserta Forum Anak Nasional, anak-anak Sekolah di Pekanbaru, pejabat Pemerintah Pusat dan Daerah, serta anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Mengambil tema Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga”, HAN 2017 diharapkan dapat mewujudkan ketahanan keluarga untuk mendorong tumbuh kembang anak Indonesia yang berkualitas; mewujudkan keluarga ramah anak untuk melindungi hak anak dari berbagai tindak kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi; serta membangun karakter anak Indonesia yang berakhlak mulia dan cinta tanah air.

Latar belakang pelaksanaan HAN 2017 sendiri adalah menjadi momen penting bagi anak Indonesia untuk merayakan keberadaan mereka sebagai penerus bangsa, karena sejak dini anak-anak perlu dipersiapkan dengan berbagai pengetahuan dan life skills untuk menghadapi situasi dunia di masa mendatang.

Sehingga perlu adanya pengembangan pengetahuan dan kepribadian serta karakter yang kuat, agar mampu bekerja keras, dengan disertai karakter jujur, cerdas, kreatif, dan mandiri.

The post Provinsi Riau Jadi Tuan Rumah HAN 2017 appeared first on infoRiau.



from infoRiau http://ift.tt/2u1CDga

Saturday, June 17, 2017

Berziarah Ke Makam Sultan Syarif Kasim II

Jika berkunjung ke Kota Siak Sri Indrapura, rasanya tidak lengkap jika tidak berziarah ke makam Sultan Syarif Kasim II yang letaknya bersebelahan dengan Mesjid Syahabuddin.

Terutama pada saat bulan Ramadhan ini, makam Sultan Syarif Kasim II ini selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Tak hanya dari berbagai daerah, tetapi juga wisatawan dari negeri jiran seperti Malaysia dan Singapura.

Sultan Syarif Kasim II beserta keluarganya dimakamkan di sini. Begitu masuk, tampak lambang resmi Kesultanan Siak terpampang di bagian atas bangunan makam.

Untuk beberapa kerabat dan keluarga Sultan Syarif Kasim dimakamkan di area luar ruangan. Sedangkan makam Sultan Syarif Kasim II berada di dalam bangunan.

Sebelum masuk ke area makam, disarankan untuk melepas alas kaki agar kebersihan dan kesucian makam tetap terjaga.

Encik dan Puan dapat berziarah serta berdoa di depan makam Sultan Syarif Kasim II yang berada di tengah, dan dilindungi oleh kain berwarna kuning yang tergantung hingga bagian langit-langit.

Sementara itu di samping kanan dan kiri makam Sultan, terdapat makam permaisuri dan juga kerabat Sultan.

Usai berziarah, kita dapat melanjutkan untuk menunaikan shalat di Mesjid Raya Syahabuddin atau yang lebih dikenal oleh masyarakat Kota Siak dengan nama Mesjid Sultan.

Disebut Mesjid Sultan karena merupakan merupakan warisan dari Kesultanan Siak, yakni dibangun pada masa pemerintahan Sultan Assayidis Syarif Kasyim Abdul Jalil Syaifuddin (Sultan Syarif Kasim) II.

Terletak di tepi Sungai Siak, Masjid Raya Syahabuddin ini merupakan masjid tertua di kota Siak Sri Indrapura dan didirikan pada tahun 1926.

Arsitektur Masjid Raya Syahabuddin sendiri merupakan dari perpaduan gaya Timur Tengah dan Melayu. Warna kuning yang terang dan mencolok ini merupakan ciri khas warna kebangsawanan Melayu.

Hingga kini Mesjid tersebut masih menjadi tempat ibadah warga Kota Siak. Terlebih lagi dilengkapi dengan fasilitas pendingin udara AC yang membuat ruangan masjid bertambah sejuk.

Begitu masuk ke dalam kita dapat melihat mimbarnya yang terbuat dari kayu serta diukir indah dengan motif daun dan bunga. Selain itu juga ada lampu gantung bergaya Eropa.

Selain menjadi lokasi wisata religi, di kawasan ini dibangun Water Front City yang dikenal dengan nama Tepian Bandar Sungai Jantan.

Water front City Tepian Bandar Sungai Jantan ini memiliki konsep yang mengintegrasikan wisata sejarah dan budaya. Kawasan ini selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan.

The post Berziarah Ke Makam Sultan Syarif Kasim II appeared first on infoRiau.



from infoRiau http://ift.tt/2rDNzRl

Saturday, May 27, 2017

Kawasan Wisata Beting Aceh, kini jadi kawasan Tambang

Keputusan Pemda Provinsi Riau untuk memberikan izin kepada PT. Logomas Utama untuk ‘menggarap’ pasir yang berada di kawasan perairan laut Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis, sontak menuai kontroversi di kalangan masyarakat. Hal ini dikarenankan kawasan tersebut merupakan bagian dari kawasan wisata bahari yang selama ini dibanggakan oleh masyarakat.

Sesuai informasi yang didapat, izin yang dikeluarkan oleh pemerintah Propinsi Riau melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu nomor 503/DPMPTSP/IZIN-ESDM/66 tertanggal 29 maret 2017 kepada PT. Logomas Utama seluas 5.030 Hektare di perairan Rupat Utara kabupaten Bengkalis termasuk didalamnya sebagian kecil pulau Beting Aceh dan Separuh dari Pulau Bali.

Selain itu, lokasi eksplorasi pasir laut yang yang diberikan kepada perusahaan tersebut masuk dalam rencana zona jalur penangkapan nelayan kabupaten Bengkalis. Hal ini tentu saja akan mengganggu aktifitas nelayan di sekitar lokasi. Banyak hal yang menyebabkan masyarakat meminta agar izin ini ditinjau ulang oleh pemerintah.

The post Kawasan Wisata Beting Aceh, kini jadi kawasan Tambang appeared first on infoRiau.



from infoRiau http://ift.tt/2r6sHhO

Monday, January 23, 2017

Gubri: Riau Siaga Darurat Karhutla

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akhirnya mengeluarkan status siaga darurat bencana asap yang berlaku selama 96 hari, sejak hari ini (Selasa, 24/1) hingga 30 April 2017 mendatang.

Status siaga darurat ini disampaikan langsung oleh Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau yang bertempat di ruang Melati, Kantor Gubernur Riau.

Keputusan ini diambil oleh Pemprov Riau setelah Gubernur Riau mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Istana kemarin (Senin, 23/1).

Gubri dalam sambutannya mengapresiasi keberhasilan tim Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Riau tahun 2016 yang lalu dalam mengendalikan titik api.

“Secara nasional terjadi penurunan hotspot sebesar 83,2%, yang mana pada tahun 2015 luas lahan yang terbakar adalah 2,6 juta hektare. Sementara pada tahun 2016 menjadi 438.360 hektare,” terang Gubri.

Dengan menyatakan status siaga ini lebih awal, maka pencegahan karhutla akan lebih baik. Terlebih lagi telah ada 2 kabupaten/kota di Riau, yakni Kota Dumai dan Kabupaten Rokan Hilir yang tingkat titik apinya cukup tinggi.

“Hari ini kita sudah bisa menyatakan status siaga darurat di Provinsi Riau, sehingga pencegahan bisa segera dilaksanakan,” tutup Gubri.

Seperti yang kita ketahui bahwa pada tahun 2015 yang lalu, kasus karhutla memberikan dampak yang begitu besar karena mengganggu akitvitas pendidikan, pemerintah dan perhubungan.

The post Gubri: Riau Siaga Darurat Karhutla appeared first on infoRiau.



from infoRiau http://ift.tt/2kbIdW4