Tuesday, August 15, 2017
Monday, August 14, 2017
Tokoh dan Pejuang Daerah Diberi Penghargaan Oleh Pemprov Riau
Bersempena Hari Jadi Provinsi Riau ke-60, Pemprov Riau memberikan penghargaan kepada beberapa tokoh dan pejuang daerah yang telah berjasa bagi Provinsi Riau.
#HUTRiau60 Penyerahan penghargaan kepada keluarga para pahlawan yang berasal dari 12 Kabupaten/Kota di Riau http://pic.twitter.com/2PJud2ukGF
— IG: info_riau (@infoRIAU) August 9, 2017
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman di Lapangan Kantor Gubernur Riau, Rabu (9/8), kepada keluarga tokoh dan pejuang daerah yang berasal dari 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau.
Berikut ini beberapa tokoh dan pejuang daerah Provinsi Riau yang menerima penghargaan:
- Brigjen. Pol. Pum. H. Toegimin yang berasal dari Kota Pekanbaru
- Mayor Murad Saidun yang berasal dari Kabupaten Kepulauan Meranti
- Raja Mit Niat yang berasal dari Kabupaten Indragiri Hulu
- H. Oemar Abdullah yang berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi
- Mayor Zuhdi yang berasal dari Kabupaten Indragiri Hilir
- H Wan Saleh Tamin yang berasal dari Kabupaten Rokan Hilir
- M Nurdin Yusuf yang berasal dari Kabupaten Bengkalis
- H Tengku Said Nurdin yang berasal dari Kabupaten Pelalawan
- Haji Abdoel Karim Said yang berasal dari Kabupaten Siak
- Tengku Achmad Pangeran yang berasal dari Kabupaten Rokan Hulu
- H Gandulo Gelar Hulubalang Datuk Tabano yang berasal dari Kabupaten Kampar
- Tengku Jasin yang berasal dari Kota Dumai.
Sebelum memberikan penghargaan tersebut, Gubri mengajak kepada seluruh peserta Upacara untuk mengingat kembali sejarah perjuangan rakyat Riau serta para tokoh pendiri Provinsi Riau.
Saat itu Riau masih berada di bawah naungan Provinsi Sumatera Tengah. Namun berkat perjuangan para tokoh pendiri serta seluruh masyarakat Riau kala itu, akhirnya pada tanggal 9 Agustus 1957, Riau resmi berdiri menjadi sebuah provinsi.
The post Tokoh dan Pejuang Daerah Diberi Penghargaan Oleh Pemprov Riau appeared first on infoRiau.
from infoRiau http://ift.tt/2vDtwB9
Memaknai Hari Jadi Provinsi Riau ke-60
Hari Jadi Provinsi Riau memang telah usai, Rabu (9/8) yang lalu. Peringatan Hari Jadi yang ke-60 ini mengambil tagline “Provinsi Riau Berintegritas” dan tema “Menghulu Budaya Melayu, Menghilir Riau Berintegritas”.
#HUTRiau60 Highlight Upacara Peringatan Hari Jadi Provinsi Riau ke-60 http://pic.twitter.com/9SWjQxVWGU
— IG: info_riau (@infoRIAU) August 9, 2017
Akan tetapi, tentunya tidak banyak dari kita yang tahu apa makna tagline dan tema yang diusung Pemprov Riau tersebut.
Menghulu Budaya Melayu dimaksudkan adalah mengenalkan kembali budaya Melayu Riau. Pada peringatan Hari Jadi Provinsi Riau kemarin, Pemprov Riau melalui Dinas Kebudayaan Riau menggelar beraneka permainan rakyat.
#eventRIAU Festival Permainan Rakyat se-Provinsi Riau #HUTRiau60 http://pic.twitter.com/5A5e7BXYXU
— IG: info_riau (@infoRIAU) August 9, 2017
Adapun Festival Permainan Rakyat Se-Provinsi Riau yang digelar di Taman Budaya Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, ini diharapkan dapat melestarikan serta memajukan kebudayaan Melayu Riau.
Sedangkan maksud dari Riau Berintegritas adalah untuk menunjukkan komitmen tentang pentingnya menanamkan integritas mulai dari diri sendiri, keluarga maupun di masyarakat.
Seperti yang kita ketahui pada Desember 2016 lalu, Provinsi Riau telah menjadi Tuan Rumah Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI).
Dengan ditunjuknya Provinsi Riau menjadi Tuan Rumah Peringatan HAKI tersebut, maka Pemprov Riau bersama Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Riau telah me-launching Pembangunan Zona Integritas.
Tidak cukup itu saja, Gubernu Riau Arsyadjuliandi Rachman juga menetapkan kebijakan pengendalian gratifikasi melalui Peraturan Gubernur Riau Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengendalian Gratifikasi di lingkungan Pemprov Riau.
Di samping itu, Pemprov Riau telah membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) melalui Keputusan Gubernur Riau Nomor Kpts.242/II/2016 tanggal 15 Februari 2016.
Maka dengan adanya Pergub dan UPG tersebut menunjukkan bahwa Pemprov Riau berupaya untuk komit dalam memberantas korupsi. Karena integritas merupakan sikap untuk mencegah korupsi.
Terlebih lagi hal ini sangat mendukung dalam upaya mewujudkan Visi Riau 2020, yang mana diharapkan menjadi kekuatan yang mampu menggelindingkan dengan lebih laju roda pembangunan daerah tanpa lepas dari kearifan lokal Tamadun Melayu.
The post Memaknai Hari Jadi Provinsi Riau ke-60 appeared first on infoRiau.
from infoRiau http://ift.tt/2wZprXn
Sunday, August 6, 2017
HUT Riau Ke-60, Pemprov Gelar Riau Berzikir
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Riau yang ke-60, Pemprov Riau akan menggelar acara Riau Berzikir di Halaman Kantor Gubernur Riau, Selasa (8/8) pukul 06.00 WIB.
Sebagaimana diketahui bahwa pada Hari Jadi Provinsi Riau jatuh pada tanggal 9 Agustus 2017 mendatang, Pemprov Riau akan menggelar beraneka permainan rakyat tradisional.
Adapun kegiatan Riau Berzikir ini sendiri merupakan hasil koordinasi dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau dengan Pemprov Riau.
Karo Kesra Provinsi Riau, Masrul Kasmi saat dihubungi melalui ponselnya mengatakan bahwa acara Riau Berzikir ini rencananya akan dihadiri oleh 10.000 peserta.
10.000 peserta tersebut terdiri dari PNS dan THL di lingkungan Pemprov Riau, siswa dari SMA, MA, dan MTS, serta Pegawai Kanwil Kemenag Provinsi Riau dan Pegawai Kanwil Kemenag Kota Pekanbaru.
“Acara ini akan dipandu oleh Ustad M. Abdul Syukur Yusuf yang berasal dari Majelis Az-Zikra Jakarta,” jelas Masrul Kasmi.
Lebih lanjut ia mengatakan sebelum acara ini dimulai, para peserta diharapkan untuk melakukan Shalat Dhuha masing-masing terlebih dahulu. Ia juga mengundang masyarakat untuk turut menghadiri kegiatan ini.
“Acara ini terbuka untuk umum, oleh karena itu kepada masyarakat yang ingin hadir dipersilahkan,” tutupnya.
The post HUT Riau Ke-60, Pemprov Gelar Riau Berzikir appeared first on infoRiau.
from infoRiau http://ift.tt/2vvA47j
Monday, July 31, 2017
Hari Jadi Provinsi Riau Ke-60 Usung Tradisi & Budaya Melayu
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Riau Ke-60 yang jatuh pada tanggal 9 Agustus 2017 mendatang, Pemprov Riau akan menggelar beraneka permainan rakyat tradisional.
Adapun untuk peringatan Hari Jadi Provinsi Riau Ke-60 kali ini, Pemprov Riau mengangkat tema tradisi dan budaya melayu Riau.
Selain itu nantinya akan ada tiga Warisan Budaya yang akan ditampilkan, yakni Pantun, Kapal Pinisi serta Pencak Silat.
Tak hanya mengadakan Pameran Warisan Budaya, Pemprov Riau akan bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dengan menggelar Workshop dan Demo Warisan Budaya.
Untuk Lomba Pantun tersebut nantinya dilaksanakan Workshop Pantun. Sementara untuk Festival Permainan Rakyat ada tiga permainan yang akan dilombakan, yakni Gasing, Layang-Layang dan Congkak.
Peringatan HUT Riau akan semakin semarak dengan dilangsungkannya Festival Zapin se-Riau yang nantinya akan memperebutkan Piala Gubernur Riau.
Pemprov Riau kemudian juga menginstruksikan kepada seluruh ASN dan PTT di lingkungan Pemprov Riau untuk memakai Pakaian Melayu Lengkap terhitung mulai tanggal 1 Agustus hingga 9 Agustus 2017 mendatang.
Dengan tagline “Provinsi Riau Berintegritas”, Pemprov Riau mengharapkan para ASN di lingkungan Pemprov Riau untuk meningkatkan integritas dalam bekerja.
The post Hari Jadi Provinsi Riau Ke-60 Usung Tradisi & Budaya Melayu appeared first on infoRiau.
from infoRiau http://ift.tt/2vhqZ1a
Wednesday, July 19, 2017
Forum Anak Nasional 2017 Resmi Digelar
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Forum Anak Nasional (FAN) 2017 yang berlangsung dari tanggal 19 hingga tanggal 22 Juli 2017.
Hal tersebut disebabkan karena Provinsi Riau telah ditunjuk menjadi Tuan Rumah Penyelenggaraan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2017 yang akan dilaksanakan di Halaman Belakang Rumah Dinas Gubernur Riau, Jalan Diponegoro, pada Ahad (23/7) mendatang.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Anak Nasional Tahun 2017 ini diikuti oleh 525 anak yang berasal dari seluruh Indonesia. Adapun pelaksanaan Hari Anak Nasional Tahun 2017 ini rencananya akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.
Forum Anak Nasional 2017 ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Wan Thamrin Hasyim di Hotel Labersa, Rabu (19/7) malam.
Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat atas kepercayaannya menunjuk Riau sebagai Tuan Rumah pelaksanaan Hari Anak Nasional 2017.
Ia kemudian berharap dengan adanya forum ini maka anak-anak Indonesia dapat menjadi generasi penerus yang lebih baik demi masa depan Indonesia yang cerah.
Di lain pihak Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lenny R Rosalin, meminta kepada para peserta untuk dapat memanfaatkan acara itu untuk saling mengenal sesama anak Indonesia.
“Manfaatkan waktu tiga hari ini agar bisa saling belajar dan hasilnya dibawa pulang untuk disebarkan ke teman-teman di daerah,” ujar Lenny.
Turut hadir dalam acara ini antara lain Istri Gubernur Riau Sisilita Arsyadjuliandi, Ketua DPRD Riau Septina Primawati Rusli, Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lenny R Rosalin, dan Psikolog anak Kak Seto.
The post Forum Anak Nasional 2017 Resmi Digelar appeared first on infoRiau.
from infoRiau http://ift.tt/2th2UUG
Wednesday, July 12, 2017
Keindahan Pulau Batu Mandi
Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki banyak pulau yang dapat dijadikan sebagai destinasi wisata. Untuk di Provinsi Riau sendiri Pulau Batu Mandi adalah salah satunya.
Pulau Batu Mandi terletak di tengah perairan Selat Malaka, Kecamatan Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Salah satu jajaran pulau terluar Indonesia ini diketahui memiliki terumbu karang yang cantik.
Pulau Batu Mandi merupakan bagian dari gugusan Kepulauan Arwah yang terdiri dari sembilan pulau-pulau kecil yang terletak di perairan Selat Malaka.
Untuk bisa ke pulau ini, perjalanan bisa Anda mulai dari Pekanbaru menuju Rokan Hilir dengan menggunakan dengan kendaraan roda empat selama kurang lebih 2 jam perjalanan.
Kemudian perjalanan dilanjutkan ke Kecamatan Panipahan selama sekitar 30 menit. Dari sini, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan speed boat ke Pulau Batu Mandi selama sekitar 2 jam perjalanan laut.
Pulau ini berupa batu hitam yang tidak terlalu tinggi, di atasnya didirikan bangunan rumah yang digunakan untuk tempat berjaga.
Kondisi perairannya pun juga termasuk jernih dengan ombak yang sedang. Hal ini disebabkan angin yang bertiup kencang dari barat tidak ada penghalang hingga ke pulau ini.
Arus di daerah perairan Pulau Batu Mandi ini berasal dari Selat Melaka yang bergerak ke arah Timur tanpa pembelokkan yang berarti, dengan kecepatan arusnya sekitar 0,69 m/detik.
Sedangkan kedalaman pantainya berada pada kisaran 11-37 meter. Pulau ini sendiri tidak berpenghuni dan tidak layak untuk ditempati.
Terumbu Karang di Pulau Batu Mandi ini memiliki berbagai jenis terumbu karang dengan presentase penutupan yang rendah yaitu sekitar 29,34%.
Jenis terumbu karang yang dominan antara lain karang keras (Hard Coral) yaitu sebanyak 57,2%. Sementara jenis lainnya yakni karang mati (Dead Coral) 22,3% dan karang lunak (Soft Coral) 31,5%.
Oleh karenanya perikanan di peraiaran Pulau Batu Mandi memiliki kekayaan hayati yang melimpah antara lain ikan hias, tuna, tenggiri, cakalang, kembung, kerapu, kakap dan teri.
Bagi Encik dan Puan yang memiliki hobi memancing, tidak ada salahnya untuk mencoba peruntungan melempar kail di sini.
Pulau Batu Mandi dan Pulau Jemur serta pulau-pulau di sekitarnya yang termasuk gugusan Kepulauan Arwah ini memiliki pemandangan yang indah serta masih alami dengan pantai berpasir putih dan laut yang biru.
Jika beruntung, Encik dan Puan juga bisa bertemu dengan penyu yang sedang bertelur di pulau ini.
Pada bagian tertentu di pulau ini terdapat pasir putih yang sangat halus. Pasir tersebut merupakan tempat favorit para penyu untuk menyimpan telurnya.
Banyaknya penyu yang singgah ke pulau ini membuat penjaga pulau membuatkan penangkaran penyu di sini.
Untuk diketahui bahwa kawasan gugusan Kepulauan Arwah ini merupakan cagar satwa langka serta menjadi tempat penangkaran penyu.
Meski pulau ini belum menjadi kawasan wisata serta jika dilihat dari kejauhan pulau ini terlihat kurang menarik, pulau ini memiliki keindahannya tersendiri.
Cobalah untuk menyelami laut di sekitarnya, terumbu karang yang cantik pasti akan menghipnotis Encik dan Puan.
Air yang jernih serta ombaknya pun cukup aman untuk para wisatawan. Sehingga lokasi ini sangat cocok untuk Encik dan Puan yang memiliki hobi menyelam. Bagaimana Encik dan Puan, tertarik ke sini?
The post Keindahan Pulau Batu Mandi appeared first on infoRiau.
from infoRiau http://ift.tt/2tOOz2F